Categories
Uncategorized

Simak berikut ini, Hukum qurban online

Hukum wakalaf, di mana seseorang menitipkan sesuatu kepada orang lain, mirip dengan qurban online. Orang yang memberi kuasa (al-Muwakkil), orang yang diberi wewenang (al-Wakil), situasi yang diberi wewenang (al-Taukil), dan pernyataan persetujuan adalah semua aspek wakalah (ijab dan qabul).

Wakalah juga dapat terjadi antara shohibul qurban dengan lembaga sosial yang mengelola dana titipan untuk menyediakan hewan qurban, menyembelih, dan mendistribusikan daging qurban kepada penerima manfaat.

Para ulama menunjuk pada Al-Kahfi ayat 19 dalam QS tentang hukum wakalah: “…kirimlah salah seorang di antara kamu ke kota dengan membawa perakmu dan hendaklah dia melihat makanan mana yang lebih disukai, kemudian hendaklah dia membawakan makanan untukmu. “

Selanjutnya Ibnu Qudamah menyatakan dalam Kitab Al-Mughni, “(Ulama) umat ini sepakat tentang bolehnya wakalah secara umum untuk keperluan yang memerlukan perwakilan, karena tidak mungkin setiap orang menangani semua tuntutannya sendiri, oleh karena itu ia memerlukan perwakilan. .”

Ada beberapa hal yang tidak semua orang bisa atau mampu lakukan sendiri yang termasuk dalam pengorbanan. Termasuk di dalamnya adalah petunjuk tentang cara memilih hewan qurban yang ideal menurut syariah, serta cara menyembelih hewan tersebut.

Anda tentunya ingin agar daging qurban tidak hanya diberikan di daerah tempat tinggal Anda, tetapi juga ke berbagai daerah di pelosok, khususnya di Indonesia. Tentu saja, Anda memerlukan perwakilan atau seseorang yang dapat Anda percaya untuk mengelolanya.

Alhasil, layanan qurban online yang saat ini diselenggarakan oleh berbagai ormas dapat menjadi wakalah bagi mereka yang ingin berqurban. Qurban tidak perlu memburu hewan qurban, membagikan daging qurban ke seluruh negerinya, atau mengeluarkan banyak tenaga atau uang untuk melakukannya. Cukup dengan memberikannya kepada lembaga-lembaga sosial sebagai perwakilan untuk memaksimalkan keuntungan pengorbanan.

Hukum qurban online dapat diterima atau diizinkan, seperti yang dapat dilihat dari alasan sebelumnya. Para ulama juga mengizinkannya sampai tidak ada bukti sebaliknya. Tentu saja, itu didasarkan pada kepercayaan lembaga sosial yang dipercayakan dengan pengorbanan.

Ulama juga memungkinkan penjualan dan perolehan produk dengan menggambarkannya atau memamerkannya dalam bentuk foto. Tentu saja, tidak ada aspek penipuan yang didasarkan pada komoditas atau hewan qurban. Mulai dari jenis, berat, dan ciri-ciri hewan lainnya. Hal ini juga sejalan dengan Fatwa MUI No 36 yang dikeluarkan pada tahun 2020.

Sebenarnya banyak sekali keuntungan berqurban secara online, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum bisa dibendung di Indonesia.

Tentunya dengan qurban online, qurban lebih mudah memfasilitasi lembaga yang menyebarkan, dan kenikmatan daging qurban dapat dirasakan oleh individu di pelosok tanah air.

Namun, ada berbagai kerugian yang mungkin timbul akibat penerapan qurban online tersebut. Berikut adalah beberapa contoh:

Para qurban tidak menerima 1/3 dari daging qurban karena penyembelihan qurban tidak selalu terjadi di wilayah qurban. Namun, ini bukan masalah dan tidak membatalkan pengorbanan. Padahal, sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Hajj ayat 28, ini adalah pahala yang luar biasa karena daging qurbannya dinikmati oleh orang-orang yang paling membutuhkan.

Penyembelihan hewan qurban tidak serta merta disaksikan oleh para qurban. Paling tidak, jika Anda tidak melihatnya, kami dapat mencari dan memilih lembaga terkemuka yang dapat kami kirimkan dokumen atau laporan dari para korban kami. Walaupun pemotongan dan pendistribusiannya tidak langsung kita lihat, ini tetap bisa menjadi motivasi dan kenikmatan kita.

Karena tidak mungkin untuk memprediksi waktu penyembelihan yang tepat, maka sunnah untuk tidak memotong kuku sampai hari tasyrik selesai (pasti Idul Adha telah selesai dan waktu pemotongan qurban dipastikan)

Terlepas dari konsekuensi ini, hukum qurban online tetap berlaku dan tidak dilarang. Hal-hal yang menjadi akibatnya adalah sunnah, sehingga jika tidak diikuti, tidak berkurang esensi qurbannya.

Kesimpulannya, ada banyak keuntungan menggunakan qurban online. Berikut adalah beberapa keuntungan melakukan pengorbanan online:

  1. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank atau prosedur online lainnya, sehingga nyaman dan cepat.
  2. Tidak perlu keluar rumah; cukup bertransaksi dan kontrak online.
  3. mengurangi penyebaran Covid-19 dengan mengurangi jumlah orang yang melakukan kontak satu sama lain
  4. Karena ditangani oleh institusi yang bereputasi baik, pengelolaan hewan qurban lebih profesional.
  5. Memberdayakan petani lokal di pelosok negeri sehingga manfaat ekonomi tidak terbatas pada petani secara khusus
  6. Distribusi hewan qurban lebih merata, bahkan bisa menjangkau daerah atau daerah yang sangat membutuhkan.
  • Jadilah anggota syiar Islam yang lebih besar, terutama jika qurban disebarluaskan ke negara-negara minoritas Islam atau zona konflik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.